About Me

My photo
Taruna Utama 101011 Port & Shipping Management

rata-rata tiap kali gue update blog

Welcome!!!

selamat datanggg dan silakan liat-liat isi blog gue..... yaaaa gue ini masih amatiran banget kalo dalam hal blogging mah tapi hem gue coba buat ngeblog terus menerus.... yaaa kalo bisa para pembaca blog gue abis ngeliat blog gue bisalah dikasih komentar gitu buat kasih masukan aja ke penulis blog ini :p

Wednesday, November 30, 2011

Danau Toba

Di wilayah Sumatera hiduplah seorang petani yang sangat rajin bekerja. Ia hidup sendiri sebatang kara. Setiap hari ia bekerja menggarap lading dan mencari ikan dengan tidak mengenal lelah. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Pada suatu hari petani tersebut pergi ke sungai di dekat tempat tinggalnya, ia bermaksud mencari ikan untuk lauknya hari ini. Dengan hanya berbekal sebuah kail, umpan dan tempat ikan, ia pun langsung menuju ke sungai. Setelah sesampainya di sungai, petani tersebut langsung melemparkan kailnya. Sambil menunggu kailnya dimakan ikan, petani tersebut berdoa,“Ya Alloh, semoga aku dapat ikan banyak hari ini”. Beberapa saat setelah berdoa, kail yang dilemparkannya tadi nampak bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani tersebut sangat senang sekali, karena ikan yang didapatkannya sangat besar dan cantik sekali.

Setelah beberapa saat memandangi ikan hasil tangkapannya, petani itu sangat terkejut. Ternyata ikan yang ditangkapnya itu bisa berbicara. “Tolong aku jangan dimakan Pak!! Biarkan aku hidup”, teriak ikan itu. Tanpa banyak Tanya, ikan tangkapannya itu langsung dikembalikan ke dalam air lagi. Setelah mengembalikan ikan ke dalam air, petani itu bertambah terkejut, karena tiba-tiba ikan tersebut berubah menjadi seorang wanita yang sangat cantik.

“Jangan takut Pak, aku tidak akan menyakiti kamu”, kata si ikan. “Siapakah kamu ini? Bukankah kamu seekor ikan?, Tanya petani itu. “Aku adalah seorang putri yang dikutuk, karena melanggar aturan kerajaan”, jawab wanita itu. “Terimakasih engkau sudah membebaskan aku dari kutukan itu, dan sebagai imbalannya aku bersedia kau jadikan istri”, kata wanita itu. Petani itupun setuju. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat.

Setelah beberapa lama mereka menikah, akhirnya  kebahagiaan Petani dan istrinya bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Anak mereka tumbuh menjadi anak yang sangat tampan dan kuat, tetapi ada kebiasaan yang membuat heran semua orang. Anak tersebut selalu merasa lapar, dan tidak pernah merasa kenyang. Semua jatah makanan dilahapnya tanpa sisa.

Hingga suatu hari anak petani tersebut mendapat tugas dari ibunya untuk mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi tugasnya tidak dipenuhinya. Semua makanan yang seharusnya untuk ayahnya dilahap habis, dan setelah itu dia tertidur di sebuah gubug. Pak tani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Karena tidak tahan menahan lapar, maka ia langsung pulang ke rumah. Di tengah perjalanan pulang, pak tani melihat anaknya sedang tidur di gubug. Petani tersebut langsung membangunkannya. “Hey, bangun!, teriak petani itu.

Setelah anaknya terbangun, petani itu langsung menanyakan makanannya. “Mana makanan buat ayah?”, Tanya petani. “Sudah habis kumakan”, jawab si anak. Dengan nada tinggi petani itu langsung memarahi anaknya. "Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri! Dasar anak ikan!," umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan dari istrinya.

Setelah petani mengucapkan kata-kata tersebut, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba.

Sunday, November 27, 2011

jalan jalan di pulau tidung

gue berangkat dari rumah jam 4 lebih 15 pagi ke halte curug dulu (karena gue mau bareng ama bobi temen gue 1 kampus) nah kira2 15 menit kemudian baru dia sampe di halte curug yaudah langsung gue bareng ama dia ke kosannya ferngki yg ada di gading 8 yg ada di kodamar buat ngumpulin anak2 dulu. peserta yg ke pulau tidung ada 11 orang termasuk gue. satu persatu anak2 udah dateng tinggal kawan kami si ogi yg lama juga datengnya, kami harus nunggu 15 mnit buat nunggu dia, baru setelah dia datang, sebelum kami berangkat ga lupa kami berdoa dulu untuk meminta keselamatan kepada Tuhan agar kami semua sampai di sana dengan selamat, lalu kami berangkat dengan memakai angkot mikrolet 21 biru jurusan pulogadung - kp. melayu yg disewa oleh kawan kami dedi, di perjalanan kami pun nyanyi2, bermain gitar, merokok, dengerin lagu, dll. sebelum sampai di pulau kami pertama tama ke pelabuhan muara angke yg terdapat di daerah jakarta utara untuk membeli tiket kapal di pelabuhan itu yg tujuannya ke pulau tidung.
kami sampai di pelabuhan muara angke kira kira pukul 7 dan kami langsung membeli tiket kapal seharga 35 ribu per orang (2 rb buat asuransi dan 33 rb tiketnya), setelah dibeli barulah kami naik kapal dan kapal kami berangkat pukul 8, dan nama kapal kami yg kami naiki ialah kapal Bima 2. dalam perjalanan menuju ke pulau tidung kemaren, kami pun juga bernyanyi, duduk di bagian luar kapal untuk melihat langsung lautan luas dan berbagai macam pulau seribu, kami pun sampai di pulau sekitar jam 10.05, dan kebetulan ada banyak orang di gerbang pulau itu, rupanya ada penyambutan haji yg ingin juga ke pulau tidung.
dedi selaku kordinator dari acara kami ini pun langsung telepon kepada seorang bapak yg mempunyai penginapan di pulau itu, dan kebetulan anak dari bapak itu ternyata kawan dari kawan kami juga, jadi bisa untuk dibooking tempat mereka. setelah bapak itu datang menghampiri kami yg sudah menunggu di dermaga, barulah beliau mengantarkan kami ke tempatnya untuk menginap selama 2 hari 1 malam. setelah sampai di tempat bapak itu, barulah kami ngobrol2 sebentar dengan bapak itu sambil ngeteh, setelah itu kami pun ingin pamit untuk berjalan jalan di sekitar pulau, lalu setelah kami pamit kami pun berlari larian tanpa memakai alas kaki dan pada waktu itu juga hujan deras mengguyur pulau itu dan kami pun kehujanan, tetapi kami pun terus berlari lari sambil bernyanyi dan kami pun pergi ke jembatan cinta (tempat wisata pulau tidung).
ternyata jauh juga kami berlari dari penginapan yg kami tumpangi dengan jembatan cinta, padahal kami sambil berlari, setelah kami sampai di jembatan cinta, kami pun langsung berfoto ria bersama dengan 7 orang (4 orang lagi masih di penginapan bapak itu untuk melaksanakan sholat) kami bertujuh pun langsung nyebur ke laut yg pastinya tidak dalam (atau bahasa kerennya cetek haha) lalu kami membuat tulisan "KPN 2010" di pasir laut di jembatan cinta itu dan gue pun selaku juru foto sudah pasti mengambil gambar tersebut.
dan sialnya gue ketika gue mengambil beberapa gambar di jembatan cinta bersama temen2 gue, hp gue kemasukan air laut (dan ternyata rusaknya sampe sekarang) menyedihkan sekali, lalu kami pulang sebentar untuk makan siang, dan ketika kami dalam perjalanan pulang menuju makan siang, kami bertemu dengan 4 orang kawan kami, dan sudah pasti kami mengajak mereka berempat untuk makan siang bersama.
setelah makan siang bersama selesai di suatu warung makan, kami pun pergi lagi ke jembatan cinta untuk bermain main di laut, loncat dari jembatan ke laut, membuat berbagai tulisan di pasir laut, dan mengambil gambar di daerah pantai itu, dan ga lupa juga bobi untungnya membawa kamera jadi kami semua bisa berfoto ria di pantai sana.
kami semua pun ketika sampai di jembatan cinta, kami langsung masuk ke dalam laut dan sialnya ada temen gue yg namanya ogi, menginjak rumput laut yg tajam sambil membawa hpnya dan alhasil hpnya pun masuk ke dalam air (maaf ya kawan gue ceritain lo xixixi :p).
setelah kami semua berlelah ria di jembatan cinta sana, kami pun pulang untuk mandi, ada yg mandi berdua dan ada juga yg mandi sendiri. setelah kami selesai mandi, dilanjutkan dengan makan malam di warung makan terdekat dan setelah kami selesai makan, kami pun ke jembatan cinta lagi (tapi hanya sampai di depan gerbang cinta di datarannya itu kami duduk2) dan sambil bernyanyi pake gitar dan minum kopi dimalam hari yg indah dengan banyak bintang. kami bernyanyi sampai jam setengah 11 malam dan kami pulang dan sampai di penginapan itu jam setengah 12 malam dan kami pun harus bangun jam 6 agar kapal yg kami tumpangi untuk balik ke Jakarta tidak terlambat.
keesokan harinya, kami pun bangun jam 6, ada juga kawan kami yg bangun tidurnya lebih dari jam 6, termasuk juga gue hahahha, dan setelah bangun semua, kami pun langsung pamit pulang kepada kawan dari kawan kami danu, yg namanya bang bayu (anak dari bapak yg punya penginapan itu) untuk pamitan pulang dan tak lupa juga kami menyerahkan sesuatu kepada mereka atas pelayanan mereka kepada kami.
lalu kami diantar ke dermaga oleh bang bayu dan di tengah2 perjalanan, tidak lupa beberapa dari kawan kami, termasuk gue beli oleh2 untuk keluarga dan kerabat kami di Jakarta. setelah beli oleh2 kami pun langsung ke dermaga. kami berangkat dari penginapan untuk pulang jam 7 dan sampai di dermaga jam 8 (agak lama karena lama pada saat pembelian berbagai macam souvenir khas dari sana).
setelah kami sampai di dermaga, tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada bang bayu yg telah ikut membantu melayani kami selama kami di sana dan mengantar kami pulang. sebelum kami pulang, kami pun berfoto foto di dermaga itu, dan ternyata kawan kami ada yg hpnya ketinggalan di tempat suvenir tadi (ga usah disebutin namanya, ga enak ama orangnya hehehehe :p) dan dia pun langsung ke tempat suvenir tadi dan untungnya pemilik toko suvenir itu masih menyimpan hpnya dia dan mereka mengembalikan hp temen gue ini dan temen gue ini langsung berlari lari menyusul kami yg menunggunya di dermaga. setelah dia sampai di dermaga, kami pun berfoto foto kembali dengan bang bayu dan setelah berfoto kami pun pamit kepada bang bayu untuk pulang.
lalu kami bersebelas masuk ke dalam kapal dan kami semua pun tidur di dalam kapal untuk melepas kelelahan kami dan kapal yg kami naiki untuk mengantar kepulangan kami adalah kapal Anterja GT. 43 no. 5553/BC dan kapal kami berangkat jam 07.40 dan sampai di Pelabuhan Muara Angke jam 11.05.
setelah kami sampai di Pelabuhan Muara Angke, kami pun langsung beli makanan kecil2an untuk perjalanan kami pulang, setelah kami membeli makanan, kami pun langsung naik angkot sewaan dan kami semua sampai di kosan kawan kami jam 12 siang.
sekian dulu cerita dari gue yeeee kalo mau komen silakan aje ga dilarang koookk hahahha...........

Wednesday, November 23, 2011

Teknologi Informasi Di Bidang Kelautan

Saat ini berbagai produk perikanan tangkap dalam kondisi stagnan. Sebab, nelayan mengalami keterbatasan alat tangkap, terutama kapal, dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknologi tentang kelautan dan perikanan. Langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang akan menggelontorkan dana triliunan rupiah untuk pengadaan ribuan kapal tangkap bagi nelayan tidak akan optimal tanpa dukungan sistem informasi yang menggambarkan kondisi terkini kelautan dan perikanan.
Diperlukan solusi terintegrasi berupa e-ocean fisheries government, yakni sistem informasi tentang kelautan dan perikanan berbasis sistem informasi geografis (SIG) dengan kemampuan business intelligent serta memiliki keandalan interoperabilitas sehingga bisa berbagi informasi secara luas. Selain itu, berbagai basis data perikanan global dapat diakses. Contohnya, fisheris global information system yang menyediakan informasi seperti statistik perikanan, peta sebaran ikan menurut spesies, isu dan topik perikanan aktual, budidaya, perikanan laut, serta teknologi penangkapan.
Data tersebut tersedia kapan dan di mana saja kita perlukan. Selain itu, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) juga telah menyediakan data dan informasi penting tentang bagaimana profil perikanan di suatu negara dapat dipilih dengan mudah melalui situsnya.
Pada prinsipnya pengembangan e-ocean fisheries government merupakan sistem informasi nasional yang berkemampuan inteligensi sehingga pelaksanaan program dan tata kelola sumber daya kelautan dan perikanan akan lebih efektif. Sistem memiliki muatan dari banyak aspek, yaitu aspek ekologi, ekonomi kelautan, masalah sosial wilayah pesisir, dan tata kelola pulau-pulau kecil.
Sistem harus mudah diakses, diperbarui setiap saat, dipantau, sekaligus berfungsi sebagai sistem informasi ekosistem nasional yang saat ini telah menjadi isu penting dunia. E-ocean fisheries government bertujuan memberikan informasi yang lengkap tentang kondisi kelautan nasional, baik dari sisi sumber daya laut, keadaan perairan, cuaca, kejadian penting di laut (kecelakaan ataupun insiden), tanda-tanda navigasi laut yang sangat membantu bagi kapal berlayar di lautan kita, dan segala informasi mengenai laut.
Selain itu, data antardepartemen bisa dipertukarkan secara mudah. Contohnya, data untuk kebutuhan deteksi dan pemberantasan aktivitas illegal perikanan, antara lain track kapal ikan (posisi, kecepatan, heading), basis data SIPI, SIKPI (identitas pemilik, perusahaan, ukuran kapal, jenis alat tangkap, tanggal kedaluwarsa izin), basis data log book (jenis ikan, lokasi), basis data parameter biologi laut (klorofil, up-welling), serta basis data batas WPP.
Keberadaan ikan
Dalam kegiatan penangkapan ikan, pertanyaan klasik yang sering kali mencuat adalah di mana ikan di laut berada dan kapan bisa ditangkap dalam jumlah cukup besar. Pertanyaan penting itu perlu dijawab. Apalagi, usaha penangkapan dengan mencari habitat ikan yang tidak menentu (asal-asalan) menimbulkan risiko tinggi, yaitu pemborosan BBM, waktu, dan tenaga nelayan.
Dengan mengetahui di mana ikan bisa ditangkap dalam jumlah besar, tentu biaya operasi penangkapan bisa dihemat. Salah satu solusi terbaik adalah mengombinasikan kemampuan SIG dan pengindraan jauh kelautan. Dengan teknologi pengindraan jauh, faktor-faktor lingkungan laut yang memengaruhi distribusi, migrasi, dan kelimpahan ikan dapat diperoleh secara berkala, cepat, dan dengan cakupan area yang luas.
Faktor lingkungan tersebut, antara lain, menyangkut suhu permukaan laut (SST), tingkat konsentrasi klorofil, perbedaan tinggi permukaan laut, arah dan kecepatan arus, serta tingkat produktivitas primer. Ikan dengan mobilitas yang tinggi akan lebih mudah dilacak di suatu area melalui sistem teknologi informasi. Hal ini dikarenakan ikan cenderung berkumpul pada kondisi lingkungan tertentu, seperti arus pusaran dan daerah front gradient pertemuan dua massa air yang berbeda, baik salinitas maupun suhu.
Pengetahuan dasar yang dipakai sebagai basis sistem informasi adalah pengkajian hubungan antara spesies ikan dan faktor lingkungan di sekelilingnya. Dari hasil kajian tersebut akan diperoleh indikator oseanografi yang cocok untuk ikan tertentu. Selanjutnya, output yang didapatkan dari indikator oseanografi yang bersesuaian dengan distribusi dan kelimpahan ikan dipetakan dengan teknologi SIG.
Data indikator oseanografi yang cocok untuk ikan perlu diintegrasikan dengan berbagai lapisan pada SIG karena ikan sangat mungkin merespons bukan hanya pada satu parameter lingkungan, tetapi berbagai parameter yang saling berkaitan. Dengan kombinasi SIG, pengindraan jauh dan data lapangan akan memberikan banyak informasi spasial, misalnya di mana posisi ikan banyak tertangkap, berapa jaraknya antara fishing base dan fishing ground yang produktif, serta kapan musim panen ikan yang paling efektif. Ikan tuna
Sebagai gambaran, signifikansi penggunaan SIG adalah kegiatan atau proyek penangkapan ikan tuna di Laut Pasifik. Dalam proyek itu pada prinsipnya ada dua basis data (satelit dan perikanan tuna), lalu dikombinasikan dalam mengembangkan spasial analisis daerah penangkapan ikan tuna. Biasanya ada empat lapis data yang diintegrasikan, yaitu suhu permukaan laut (NOAA/AVHRR), tingkat konsentrasi klorofil (SeaWiFS), perbedaan tinggi permukaan air laut (SSHA), dan eddy kinetik energi (EKE) (AVISO).
Parameter pertama dipakai karena berhubungan dengan kesesuaian kondisi fisiologi ikan dan termoregulasi untuk ikan tuna. Parameter kedua dapat menjelaskan tingkat produktivitas perairan yang berhubungan dengan kelimpahan makanan ikan. Parameter ketiga berhubungan dengan kondisi sirkulasi air daerah yang subur, seperti eddy dan upwelling. Adapun parameter terakhir berhubungan dengan indeks untuk melihat daerah subur dan kekuatan arus yang mungkin memengaruhi distribusi ikan. Data penangkapan ikan tuna diplot pada peta lingkungan yang dibangkitkan dari citra satelit.
Setiap spesies ikan mempunyai karakteristik oseanografi kesukaan masing-masing dan cenderung menempati daerah tertentu yang bisa dipelajari atau dibuat permodelannya. Hal tersebut bisa dilakukan dengan pendekatan teknologi SIG. Basis data semestinya menjadi isu penting dalam mengembangkan produksi perikanan tangkap negeri ini yang sedang stagnan.
Basis data itu juga sangat penting untuk mengetahui secara persis berapa sebenarnya potensi stok ikan yang kita miliki, di mana saja ikan tersebut bisa ditangkap, dan kapan bisa dipanen secara melimpah.


sumber: http://nasional.kompas.com/read/2010/04/22/1139002/

Jennifer Bachdim

Jennifer Bachdim
heemm kalo ngeliat gambar ini pasti buat mata cowo2 terbelalak....... hahaha ya jelaslah diliat dari bentuk gambarnya yg seksi, yak jelas ini dia Jennifer Kurniawan ato lbh dikenal Jennifer Bachdim suami dari pesepakbola indonesia Irfan Bachdim.... lumayan juga lah bentuk badannya haha....

look at this picture guys!!!!

look at this picture guys!!!!
gue punya mainan seru buat pembaca blog ini, jadi ini dia: lo coba liat gambar ini, tapi yg lo liat bagian hidung cewek ini ato yg udah diwarnain merah selama 30 detik, terus abis kalian udah ngeliat lo coba liat benda di sekitar lo yg warna putih kayak tembok, lantai, dll dan coba lo kedip2in mata lo...... seru kannn???

Logo Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut

Logo Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut

foto logo EURO 2012